Krisis Kemanusiaan di Gaza: Kehilangan yang memilukan hati!

Dalam Sepuluh bulan terakhir, lebih dari 37.000 orang Palestina, termasuk wanita dan anak-anak, telah terbunuh di Gaza.

Jumlah korban terus meningkat seiring dengan eskalasi serangan Israel. Sementara tim Islamic Relief di lapangan terus berjuang tanpa lelah untuk memberikan bantuan kemanusiaan melalu distruibusi makanan, air minum, hygiene kit, termasuk melalui Program Sponsor Yatim kami, yaitu program yang memberikan bantuan rutin sebesar Rp 500 ribu per  bulan untuk setiap anak untuk menopang kesejahjteraan hidupnya, termasuk di saat krisis sekarang.  Setiap anak mendapat dukungan sampai umur 18 tahun atau sampai selesai SLTA.

Kami telah memperluas program sponsorship kami secara cepat sejalan dengan krisis yang terjadi. Dengan dukungan dari para donatur Islamic Relief di seluruh dunia, kini kami telah menjangkau lebih dari 14.000 anak yatim di Gaza.

Dengan sekitar 75% penduduk Gaza terlantar, disertai dengan kondisi telekomunikasi yang terbatas dan perjalanan ke Lokasi anak-anak yatim yang berbahaya, menjaga kontak dengan keluarga untuk monitoring dan pemeriksaan kesejahteraan anak secara reguler sangatlah sulit. Jika keberadaan anak yatim tidak diketahui, pekerja kemanusiaan Islamic Relief akan melakukan segala cara untuk menemukannya.  Namun ini memakan waktu lama. Seringkali, petunjuk pertama yang didapatkan adalah dari pemantauan dana sponsorship yang tidak diambil dalam jangka waktu yang lama.

Karenanya, tanggung jawab tim sekarang termasuk juga dalam memeriksa daftar korban tewas dari Kementerian Kesehatan secara teratur untuk dapat mengidentifikasi anak yatim yang disponsori atau wali ada di dalam daftar yang telah tewas itu.  Dengan sangat sedih, kami dapat mengonfirmasi bahwa 117  dari 14.000 anak yatim yang kami sponsori telah tewas menjadi korban keganasan serangan brutal Israel yang tidak berperikemanusiaan. Inna lillahi wa Inna ilaihi rojiu’n.  Semoga Allah SWT memasukkan merekia ke dalam surga-NYA.  Aamiin ya robbal a’lamiin.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp