Pembelajaran Proyek SUCRA COVID19

Workshop yang dilaksanakan secara daring dan luring, diikuti oleh staf IR, Tim Proyek Sucra, perwakilan pemegang hak proyek Sucra, perwakilan dinas dan pemerintah lokal serta tidak ketinggalan vendor mitra kerja Islamic Relief.

Proyek Sucra covid bertujuan untuk meningkatkan Ketahanan masyarakat terutama keluarga dalam menghadapi pandemic covid19 yang sampai saat ini masih berdampak bagi warga masyarakat. Proyek ini berlokasi di Kabupaten Sigi dan Kota Palu – Sulawesi Tengah.
Adapun kegiatan utama dalam proyek Sucra ini adalah; distribusi bantuan tunai bersyarat sebesar Rp 1.065.430,- kepada 2,250 Keluarga yang berhak melalui transfer bank sebanyak 2 kali transfer, distribusi bantuan paket makanan bergizi kepada 500 jiwa kelompok rentan selama 45 hari, dan distribusi bantuan modal usaha kepada 100 pencari nafkah keluarga sebesar Rp 4.250.000,-.

Proyek yang sudah berlangsung selama kurang lebih 1 tahun ini akan berakhir pada tanggal 30 November 2021, dan diakhir proyek dilaksanakan internal evaluasi untuk melihat proses yang berlangsung selama berjalannya proyek, hal hal apa saja yang sudah berlangsung baik, tantangan yang dirasakan selama proyek berlangsung dan perbaikan perbaikan dan rekomendasi yang bermanfaat untuk keberlanjutan proyek kedepan.

Selain pemaparan dari Tim Proyek, dalam internal evaluasi ini juga mendengarkan tanggapan, dan testimoni dari berbagai pihak yang terlibat dalam proyek ini.
Alifiaela S.Gz Koordinator Program Gizi Puskesmas Sigi Biromaru. Dalam kesempatan yang sama, mengucapkan terima kasih kepada Islamic Relief yang telah membantu memberikan makanan bergizi untuk desa yang sangat sulit diakses.

“Dukungan program ini telah membantu puskesmas kami, khususnya untuk masyarakat dusun 4 Pombewe yang mana memang kasus gizi buruk, stunting dan kasus ibu hamil yang kekurangan energi kronis tinggi, bahkan untuk melahirkan disana hanya didampingi oleh dukun beranak karena sulitnya mengakses daerah tersebut sangat jarang tenaga kesehatan bisa sampai di daerah tersebut dikarenakan daerah tersebut memiliki akses jalan yang licin, hanya jalan setapak, dan rawan longsor. Dengan adanya Islamic Relief, membantu kami memberikan makanan tambahan hingga 45 hari berturut-turut sehingga kasus gizi buruk dan stunting semakin berkurang, dimana program seperti itu cukup sulit untuk di buat teman-teman puskesmas terkait keterbatasan Budget kami, Terimakasih banyak Islamic Relief”

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp