Workshop “Strategy Advokasi Pengarus-Utamaan Perubahan Iklim Berbasis Gender, Inklusi, dan Kerukunan Umat Beragama
Kamis, 2 July 2020; Country Director Islamic Relief ‘Nanang Subana Dirja’ memberikan sambutan pada Workshop “Strategy Advokasi Pengarus-Utamaan Perubahan Iklim Berbasis Gender, Inklusi, dan Kerukunan Umat Beragama”.
 
Pada kesempatan tersebut, Country Director Islamic Relief menyampaikan ucapan selamat kepada Provinsi Nusa Tenggara Barat yang telah memiliki dokumen Rencana Aksi Adaptasi Perubahan Iklim yang menjadi acuan bagi para pengambil kebijakan untuk memasukkan aktivitas adaptasi perubahan iklim ke dalam rencana pembangunan di masing-masing bidang.
 
Dalam isu perubahan iklim, faktor gender, inklusi disabilitas dan kerukunan umat beragama menjadi masalah yang sangat penting agar strategy adaptasi perubahan iklim dapat memberikan keadilan bagi perempuan dan laki-laki semua usia, penyandang disabilitas, dan bagi semua golongan agama.

Pada tahun 2019, Islamic Relief di tingkat global bersama dengan para pegiat kemanusiaan lainnya telah mendeklarasikan Islamic Gender Justice, yang merupakan gerakan aksi untuk mempromosikan penghapusan ketidak-adilan gender dalam perspective agama Islam. Dalam workshop ini, kita akan mencari strategy agar upaya adaptasi perubahan iklim dapat memberikan keadilan bagi semua.

Nanang Subana Dirja

Kegiatan workshop ini merupakan bagian ujung dari kegiatan projek Adaptasi Perubahan Iklim yang didukung oleh Forum Syd dan Islamic Relief Swedia yang dilaksanakan sejak tahun 2018 akhir di Provinsi Nusa Tenggara Barat, bersama dengan mitra NGO local KONSEPSI.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp